Biaya hidup atau dalam bahasa kerennya biasa disebut "living cost" adalah hal yg selalu ditanyakan banyak orang yg ingin berhijrah dari suatu tempat ke tempat yang baru. hal itu sangatlah wajar karena sebagai manusia kita harus mempersiapkan diri baik fisik ataupun materi untuk dapat berpindah diri ke tempat yang baru.
kayaknya gue ga perlu jelasin hakekat ataw arti sesungguhnya living cost? karena emang bukan pkarnya tapi kalo disuruh share dikit tentang living cost, terutama di tempat yg baru saja saya pijak. Saya pribadi akan dengan senang hati berbagi. Living cost tiap-tiap orang berbeda bergantung dengan gaya hidup masing-masing. yg jelas standart minimum hidup layak untuk wilayah jubail dan sekitarnya adalah sebagai berikut (Gaya bicara anggota dewan mode ON)
1. biaya untuk apartement : harga apartement standart yg berlaku di jubail sekitar SR.2500 perbulan. (anehnya bisa sama ama standart biaya perumahan yg disediakan oleh Sabic.) tapi ga usah khawatir soalnya satu apartement biasanya berisi 2 kamar tidur, satu atau dua kamar mandi, satu dapur dan satu ruang tamu. untuk para "temporary jomblo" atau bachelor hal ini bisa di siasati dengan mengisi satu apartement dengan 4 orang. so jatuhnya bisa lebih murah. tapi kalo mau lebih murah lagi ada apartement yg harganya SR. 1000. tapi bedanya yg paket murah ini ga dapet perabotan alias non purnish...
2. Biaya transportasi : dikarenakan sebagian besar perusahaan disini tidak menyediakan jemputan untuk karyawannya. maka harus hukumnya untuk menyiapkan dana untuk menyewa jasa transportasi. biayanya sekitar SR.150 perbulan. ini baru untuk transportasi dari kantor ke apartement. tapi kalo mau jln-jln ke tempat-tempat umum harus pake taxi yang hitungannya sekitar SR.10 s/d SR.20 per trip untuk jarak deket atau SR.100 s/d SR.200 untuk yg jarak jauh.. tapi kalo mau hemat bisa jalan kaki.. jauh dekat gratis (hihihihiiii) aatau bisa bertapa terus di apartement selama disini buat cost down heheeeee
3. Biaya makan : perusahaan tempat gue gawe nyediain kantin tapi dikenakan charge. karena perusahaan memberikan uang makan buat karyawan. biaya makan dikantin SR. 10 untuk porsi sepuasnya (prasmanan style) tapi ga pake nambah. heheheeee. Untuk kebutuhan makan pagi dan makan malam, mayoritas dari kita pada masak sendiri-sendiri. hal ini dikarenakan untuk membeli masakan di resto harganya cukup lumayan dan rasanya pun agar sulit diterima oleh lidah indonesia. biasanya para "temporary jomblo" menyisihkan sebagian dananya untuk makan bulanan yg besarnya sekitar SR.100 sampe SR.200 perbulan. tergantung kesepakatan.
4. biaya lain-lain: ini termasuk dana tidak terduga.. biasanya dana untuk umroh, jalan-jalan, beli kedemenan dsttttt..
intinya... living cost berbanding lurus dengan live style seseorang. so please count it by yourself..... heheeheeee
