Jumat, 21 Juni 2024

Cara bikin pengaduan ke maktab amal lewat aplikasi Qiwa



السلام عليكم ورحمة الله و بركاته

بسم الله الرحمن الرحيم

Segala puji hanya milik Allah, Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada suritauladan kita Nabi Muhammad صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, keluarganya, para sahabatnya dan pengikutnya yang setia sampai hari kiamat.


Malam ini lagi gabut... Coba buka lagi account qiwa gue dan iseng surfing isinya apa aja. Selama ini gue cuma pake Qiwa buat pindah kerja dan liat isi contract kerja dan resume kita yang ada di dalam website qiwa.


Tapi setelah sutfing lebih dalam dalam website. Ada satu hal yg bikin penasaran. Apa yang bikin saya penasaran adalah saya baru taiu kalo sebagai pekerja dan memiliki permasalahan ketanaga kerjaan dengan majikan dan ternyata ga bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Maka kita sebagai karyawan bisa bikin pengaduan ke maktab amal dengan terlebih dahulu membuat perjanjian online (janji temu dengan pihak maktab amal melalui applikasi Qiwa). Yuk disimak langkah langkah nya:


    1. Kita harus login ke account qiwa (sebaiknya setiap karyawan saya sarankan tuk memiliki account qiwa)

    2.Masuk ke individual account Qiwa

    3.Click simbol garis tiga yang letaknya dipojok kanan. 

    4.Pilih "labor office appointment" 

    5.Pilih "appointment in labor office"

    6.Click "Book appointment" 


Kalo udah nanti kita akan diarahkan... Ke pilihan seperti dibawah:


    1. New Request (ini form buat bikin pengaduan) 

    2.Follow up (ini buat menindaklanjuti kasus pengaduan yang sudah kita buat) 


Nah untuk yang mau bikin pengaduan tinggal ikutin aja langkah langkanya:

    1. Pilih New Requeat

    2.Ngisi alasan pengaduannya (masalah yang di hadapi PMI) 

    3.Pilih virtual atau in-person (jenis pengaduan kalo bahasa kita mau online atau offline) 

    4.Pilih service atau subservice yang mau dilaporkan

    5.Pilih tanggal sama waktu yang kira kira pas sama schedule kita

    6.Tahap terakhir adalah review semua data yg kita input sebelum disubmit

    7.Terus submit deh


Dan aplikasi ini bisa pilih bahasa arab atau bahasa inggris ya guys. Dan Alhamdulillah saya belum pernah gunakan fitur ini karena kafil baik hati 😁.... Jadi saya tulis based on yg tertulis di aplikasi Qiwa yaaa 🙏


Semiga bermanfaat

Jumat, 14 Juni 2024

PROMETRIC EXAM DI SAUDI ARABIA


Saya cukup terkejut ketika dengar kabar 6 dari 10 Pekerja migran indonesia di sektor kesehatam (Perawat) yang harus pulang ke bumi pertiwi karena gagal dalam kompetensi test PROMETRIC guna mrndapatkan license keperawatan agar bisa terus bekerja di kawasan saudi arabia.


Survey saya emang ga mewakili seluruh perawat yg bertugas di wilayah kerja saudi arabia. Tapi timbul di benak saya, sesusah itukah test prometric sehingga banyak yang gagal dalam menjalaninya? Karena kalo saya lihat dari kompetensi kerja mereka... Cukup mumpuni ilmu yang mereka bawa dari indonesia. Saya malah ingin mencari tau lebih dalam. Kira kira apa penyebab gagalnya para PMI ini?


Pertama saya mulai investigasi saya dari satu pertanyaan... 

persiapan apa saja yg harus dilalui PMI sebelum masuk ke saudi arabia? 


PERSYARATAN PENDAFTARAN CALON KANDIDAT PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) PERAWAT PROGRAM G TO G 


Syarat Calon Kandidat Pekerja Migran Indonesia Perawat:


  1. Warga Negara Indonesia dan Berusia minimal 18 Tahun
  2. Lulusan dari Lembaga Pendidikan Keperawatan yang terakreditasi dengan memegang gelar Pendidikan D3 Keperawatan atau D4 Keperawatan atau S1 Keperawatan
  3. Memiliki Sertifikat Registrasi Perawat – STR (Surat Tanda Registrasi) Perawat dari Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) yang masih berlaku
Dokumen Persyaratan Umum Calon Kandidat Pekerja Migran Indonesia Perawat*

  1. E-KTP
  2. Kartu Keluarga  (KK)
  3. Asli Surat Ijin dari Orang Tua/Wali/Suami/Istri yang ditandatangani diatas materai/e-meterai Rp. 10.000,- diketik manual atau komputer wajib diketahui Lurah atau Kepala Desa.
  4. Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk "Lamaran Bekerja" yang masih berlaku
  5. Asli Surat Keterangan Sehat  dari Rumah Sakit/ Puskemas Pemerintah yang berlaku

Nah dari sini aja udah kelihatan kalo PMI yg akan bekerja di luar negeri harus berpengalaman dan bersertifikasi Registrasi Perawat. Bahkan dibeberapa negara penempatan mewajibkan PMI bisa betbahasa inggris dengan minimal basic level. 

Seharusnya kalo dari indoneaia sudah ter sertifikasi, maka disini hanya diperlukan validasi dengan melakukan test yang berhubungan dengan system keperawatan yang sifatnya global. 

Kandidat dengan kualifikasi Pendidikan D3/D4/S1 akan ditempatkan dalam pekerjaan sebagai Asisten Perawat, sampai telah mendapatkan lisensi profesional dari negara penempatan

Jika PMI belum lulus pada uji lisensi profesi yang pertama, diberikan kesempatan sebanyak dua kali.dan jika PMI tidak mendapatkan Lisensi Profesional Perawat maka PMI harus kembali ke Indonesia setelah Kontrak Kerja berakhir


Yang jadi pertanyaan... Kenapa banyak yg gagal? 

  1. Apakah karena faktor bahasa? (Inu jadi permasalahan utama bagi PMI) 
  2. Apakah certifikasi di indoneaia tidak sama dengan certification di negara penempatam? 

Terus gimana dong solusinya? 

  1. Kalo emang faktor bahasa penyebab nya maka kursus bahasa inggris sebelum berangkat hukumnya must bin wajib. Dan kalo bisa basic level english harus lulus
  2. Kalo penyebab nya system certufikasinya... Maka kurikulum certifikasi keperawatan harus di standarisasi dengan level yg sama dengan negara negara penempatan
  3. Satu hal dari saya.... Komunitas perawat di luarnegeri harus bisa membantu rekan rekan yg mau join ke luarnegeri dengan memberikan pengalaman nya dalam hal test prometric 


Gimana guys? 


Rabu, 12 Juni 2024

Harap hati hati dalam melaksanakan badal haji



Kenapa fenomena badal haji saya angkat pada episode kali ini. Hal ini semata mata terinspirasi ramainya info yg masuk ke sosial media saya perihal praktek curang badal haji yang menggiurkan masyarakat indonesia dan sekitarnya.


banyaknya sampah bekas tulisan badal haji yg diphoto menggunakan kain ihrom dengan latar belakang arafah atau masjidil haram. bukan sekedar gambar yg berseliweran tapi juga video yg bocor tentang praktek jahat yg sekarang makin banyak peminatnya.


iming iming harga murah dengan bukti photo atau video serta secarik kertas yg bisa di print dimana saja tanpa ada badan atau instansi resmi dari kerajaan saudi arabia.


berbekal hal tersebut, saya cuma mau mengingatkan teman atau saudara tentang beberapa poin yg harus diperhatikan bila ingin badal haji.


​Di antara ketentuan yang perlu diperhatikan dalam badal haji adalah sebagai berikut:


1- Tidak sah badal haji dari orang yang mampu melakukan haji Islam dengan badannya.


2- Badal haji hanya untuk orang sakit yang tidak bisa diharapkan sembuhnya, atau untuk orang yang tidak mampu secara fisik, atau untuk orang yang telah meninggal dunia.


3- Membadalkan haji bukan untuk orang yang tidak mampu secara harta. Karena jika yang dibadalkan hajinya itu miskin (tidak mampu berhaji dilihat dari hartanya), maka gugur kewajiban haji untuknya. Membadalkan haji cuma untuk orang yang tidak mampu secara fisik saja.


4- Tidak boleh seseorang membadalkan haji orang lain kecuali ia telah menunaikan haji yang wajib untuk dirinya. Jika ia belum berhaji untuk diri sendiri lantas ia menghajikan orang lain, maka hajinya akan jatuh pada dirinya sendiri. 


5- Wanita boleh membadalkan haji laki-laki, begitu pula sebaliknya.


6- Tidak boleh seseorang membadalkan haji dua orang atau lebih dalam sekali haji. (hal ini yang sedang marak terjadi) 


7- Tidak boleh bagi seorang pun membadalkan haji dengan maksud untuk cari harta. Seharusnya tujuannya membadalkan haji adalah untuk melakukan ibadah haji dan sampai ke tempat-tempat suci serta berbuat baik kepada saudaranya dengan melakukan badal haji untuknya. (hal ini yang sedang marak terjadi... Bahasa kerennya komersialisasi haji)


8- Pahala amalan haji apakah untuk yang membadalkan ataukah yang dibadalkan?


Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin berkata, “Pahala badal haji jika berkaitan dengan kegiatan manasik, maka semuanya akan kembali pada orang yang diwakilkan (orang yang dibadalkan). Adapun untuk berlipatnya pahala dari sisi shalat, thowaf yang sunnah yang tidak berkaitan dengan amalan manasik haji, begitu pula dengan bacaan Al Qur’an akan kembali pada yang menghajikan (orang yang membadalkan).” 


9- Lebih afdhol, anak membadalkan haji kedua orang tuanya atau kerabat membadalkan haji kerabatnya. Namun jika orang lain selain kerabat yang membadalkan, juga boleh.... (ini poin penting yaa...) 


10- Seharusnya betul-betul perhatian untuk memilih orang yang membadalkan haji yaitu carilah orang yang amanat dan memahami benar ibadah haji. (Saya biasanya kalo mau membadalkan haji, meminta tolong para mahasiswa indonesia yang sekolah di arab saudi dan sudah pernah haji.... Banyak yg lebih amanah) 


Semoga mendapat ilmu yang bermanfaat. Wallahu waliyyut taufiq.

Selasa, 04 Juni 2024

system Asuransi GOSI di saudi arabia yang bikin ane iri.... (kalo dibandingkan dana jamsostek yg ane terima di negeri...)

Sudah lama gue pengen nulis artikel yang satu ini. Artikel tentang cara pemerintah arab saudi mengatur gaaj yang di teima kayawan dan dikelola negara untk kemaslahatan dirinya dan oran disekitarnya.

emangnya artikel apa sih yang pengen dibahas? GOSI...
GOSI sering terlihat di pay slip karyawan yang kerja di sektor komersial di kerajaan saudi arabia. baik itu karayawan expatriat ataupun karyawan lokal alias putra daerah. Pertama tama gue liat...bikin penasaran karena tiap bulan nongol di slip gaji tapi ga tau artinya...terpaksa deh belajar sendiri tuk cari tau apa itu GOSI

GOSI adalah singkatan dari Government Organization for Social Insurance. kalo bahasa plus enam dua...mungkin mirip mirip Jamsostek kali yaaa (karena saat gue masih nguli di negeri tercinta masih ngerasain sisa uang jamsostek.

GOSI dalam proses perhitungan pemotongan biaya perbulan... bisa di bagi jadi dua:
yang pertama GOSI bagi pekerja asing
yang kedua GOSI bagi pekerja Saudi
dan edisi kali ini... ane mau fokus ke GOSI dikalangan Saudiin

kenapa saya tertarik membahas GOSI bagi karyawan lokal ketimbang expatriat?
Karena GOSI untuk sektor expat udah ane bahas di episode terdahulu...
kedua,,,,karenaada sisi menarik dalam hal besarna potongan perbulan tapi ga menimbulkan keresahan bahkan malah banyak yang seneng.

yuk coba kita urai...
Total potongan perbulan yang dipotong per karyawan saudi adal 22% dari gaji kotor (Gaji pokok + Uang perumahan)

Kalo di breakdown lebih detail maka akan dapat formula seperti ini:
Potongan yang dipotong dari kayawaan:
  • 9% dari potongan gaji akan di peruintukan buat dana pensiun
  • 1% dari potongan gaji akan di peruintukan buat subsidi para penganguran
Potongan yang dipotong dari Perusahaan:
  • 9% dari potongan gaji akan di peruintukan buat dana pensiun
  • 1% dari potongan gaji akan di peruintukan buat subsidi para penganguran
  • 2% dari potongan gaji akan di peruintukan buat asuransi keselamatan keja
emang pada ga ada yang komplen? selama ane tinggal disini sangat sedikit sekali ane denger issue miring tentang GOSI tapi malah sebaliknya,,,
  • Manfaat Asuransi kesehatan yang tidak hanya berlaku bagi karyawan dan anak istri saja tapi juga mencakup orang tua
  • Manfaat pensiun yang sangaaaaaaat buanyak dan ga bisa saya ceritakan. singkat kata para saudiin ingin secepatnya pensiun dan menikmati hasil kerja keras melalui dana pensiun yang mereka dapatkan.
  • Asuransi kecelakaan kerja yang dicover sampe se detail detailnya...pokoke sampe ane cemburu ngeliat benefitnya apalagi ketika ane bandingkan sama dana jamsostek yang ane terima ketika puluhan tahun kerja di negeri tercinta. 
Pada akhirnya ane cuma bermimpi bisa ga yaa...negeri ku mengelola dana karyawan sedemikian indah dan manfaatnya terasa ke semua pihak... inshaAllah bisa



Minggu, 26 Mei 2024

Menjadi PMI intelektual organik

Manusia adalah makhluk individu sekaligus makhluk sosial. 
Sebagai makhluk individu, ia memiliki karakter yang unik. Berbeda satu dengan yang lain, bahkan seseorang yang merupakan hasil cloning tetap memiliki perbedaan baik dari fisik ataupun karakter.
Dan sebagai makhluk sosial ia membutuhkan manusia lain, membutuhkan sebuah kelompok dalam bentuknya yang minimal, yang mengakui keberadaannya, dan dalam bentuknya yang maksimal kelompok di mana dia dapat bergantung kepadanya. Di sisi lain sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri. Manusia membutuhkan kebersamaan dalam kehidupannya. Semua itu adalah dalam rangka saling memberi dan saling mengambil manfaat. Orang kaya tidak dapat hidup tanpa orang miskin yang menjadi pembantunya, pegawainya, sopirnya, dan seterusnya.

Dari pemaparan di atas, sejak pertama kali menginjakan kaki di perantauan, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari komunitas masyarakat indonesia di jubail saudi arabia. Dan Alhamdulillah ternyata mencari warga negara indnesia di jubail ga sesulit mencari info masyarakat indonesia di jubail melalui dunia maya saat itu (2009). Dan dari pengalaman tersebut maka saya coba memberanikan diri menulis di blog tentang komunitas masyarakat indonesia di kota jubail dan alhamdulilah manfaatnya ternyata ga bisa dibayangkan. 

Setelah cukup ada manfaatnya cerita di blog, timbul keinginan agar memiliki wadah komunitas masyarakat indonesia jubail yang tujuaal awalnya saling tolong menolong sesaama warga indonesia di kota jubail. hal hal kecil dari sekedar berbagi ilmu tentang cara perpanjang passport, cara ngurus pindah sekolah anak, cara bawa family ke Saudi sampe cara ngurus proses PMI yang meninggaal dunia di perantauan.

Dari hal hal kecil diatas... ada mimpi besar merubah wajah PMI saudi arabia kearah yag lebih baik. karena dari waktu ke waktu persoalan tenaga kerja Indonesia (TKI) selalu klasik dan berputar-putar di wilayah yang itu-itu juga. Di satu sisi para TKI kita sebut pahlawan devisa. Namun, anehnya, di sisi lain para pahlawan ini diperlakukan dengan cara yang tak manusiawi. contoh yang sering saya tulis diblog ini ketika kita berada di bandara Indonesia...... bahasa kasarnya para koruptor bisa melenggang bebas di karpet merah bandara, sementara TKI harus ”disterilkan” melalui terminal dan lawang khusus yag justru banyak menyiksa para pahlawan devisa.

Kita sering menilai TKI dari segi ekonomi yang merendahkan martabat kemanusiaan. Secara salah kaprah kita mengamini ungkapan negara lain mengekspor produk, Indonesia mengekspor babu. Ungkapan ini sungguh melecehkan sumbangsih besar para TKI. Bahwa sumbangan devisa dari TKI sangat besar adalah fakta yang sama-sama kita ketahui. Kadang kita tidak sengaja membanding bandingkan para pekerja migran negara tetangga yang mendapatkan previlage ketika beerja diluar negeri. dari yang bisa mengimport kendaraan roda empat dari negara penempatan ke tanah air mereka. hingga beda gaji yang jomplang antara PMI dengan para overseas worker dari negara tetangga hingga perbedaan mekanisme penanganan kasus.

Kita kadang semudah itu menyalahkan perwakilan pemerintah ketika berbenturan dengan kasus kasus yang menimpa PMI. Kadang kita dengan mudahnya melemparkan tanggung jawab kepada KBRI atau KJRI bahkan ke pemerintah indonesia bila ada kasus yang menimpa saahabat sahabat kita sesama PMI. Kalo saya pribadi sempat terbersit ucapan ibu saya "kamu adalah orang terdekat dari saudaramu...bantu mereka semampumu. jangan jadi kambing conge melihat penderitaan saudaramu". Arti dari kalimat ini adalah...bantu saudaramu semampumu dan jangan acuh karena kamu sedang berada di zona nyaman...

Di era digital saat ini, masyarakat membutuhkan kaum intelektual organik. Intelektual organik ialah mereka yang lahir dan bertumbuh kembang dalam permasalahan masyarakat. Mereka hadir di tengah masyarakat untuk mempelajari dan berusaha menciptakan solusi bagi permasalahan lingkungannya. Intelektual organik merupakan mereka yang hadir dari dan untuk masyarakat. Mereka merupakan pihak-pihak yang berpegang pada sekitarnya untuk menciptakan pembaharuan, serta tidak duduk hanya untuk mengamati dan menilai perilaku sosial semata. Kaum yang merupakan benih-benih yang ditanam di bangku-bangku sekolah maupun sudut-sudut daerah. Tidak ada tingkatan yang pasti untuk menentukan siapa yang layak menjadi intelektual organik. Namun satu syarat pasti dari kaum ini ialah kehendak untuk belajar dan kesadaran untuk memahami permasalahan masyarakat. Kaum intelektual yang diharapkan hadir untuk meletakkan permasalahan sosial melalui pendekatan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, sains tidak lagi dapat dianggap gagal dalam menjawab permasalahan manusia.

Tapi sebagai seorang muslim....benih benih intelektual organik seharusnya sudah terbentuk bukan hanya di era digital saat ini tapi sudah sejak 1400 tahun yang lalu sebagaimana junjungan kita yang tercinta Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan contoh nyata:

عَنِ جابر، رَضِيَ الله عَنْهُمَا، قَالَ : قال رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم: خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Artinya: “Jabir radhiyallau ‘anhuma bercerita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” 

Hadits dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3289)

Jadi gimana guys.... bisa jadi PMI intelektual organik?

Mulai dari hal hal terkecil
Mulai dari diri kita
Mulai dari sekarang






Sabtu, 23 Maret 2024

Semoga menjadi pemimpin yg amanah


Selamat atas terpilihnya Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden dan Bapak Gibran Rakabuming sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia 2024 - 2029. Semoga Allah taala jaga kalian berdua 


Ya Allah, kabulkan doa kami:


اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ


Artinya: “Ya Allah, perbaikilah keadaan pemimpin kami. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, perbaikilah keadaan setiap pemimpin urusan kaum muslimin di mana pun mereka berada.”

...

Aamiin

Kamis, 15 Februari 2024

NGOMPOL (NGOmongin POLitik)

 NGOMPOL

(NGOmongin POLitik)


Tumben loe pengen ngomongin  politik? katanya dah murtad dari dunia perPOLTIKan. Gue emang ga mau bahas kecurangan, quick count atau segala isu isu yang udah banyak beseliwiran di beranda sosmed,dari mulai WA group sekolah ampe WA  group bapack bapack semua yg dah mulai ikut emansipasi wanita dalam hal gosip poltik.

Di pesta demokrasi 2024...Gue udah KEBELET NGOMPOL karena ada banyak pelajaran yg menarik tuk dikupas, diantaranya:

  1. Dari Pak Prabowo: saya bisa ngambil pelajaran untuk tidak mudah menyerah. kalo kita gagal maka coba lagi dan kalo masih gagal bangkit tuk coba lagi. Bahkan ketika masih gagal...ga mau tuk lagi, lagi dan lagi mencoba hingga waktu yg akan menyuruh dia tuk berhenti.
  2. Dari Pak Anis: Saya belajar kalo kampanye ga melulu konser dangdut, nampilin deretan artis atau bagi bagi amplop biar massa mau pada ngumpul. Ngobrol bareng dipojokan cafe juga bisa mendatangkan massa yg ga sedikit. Dan beliau juga ngajarin ke saya kalo kampanye ga melulu satu arah (ngedengerin visi misi) tapi juga effective dengan dua arah dengan cara DESAK ANIS.
  3. Dari Pak anjar: Apa yaa yg mau saya ambil pelajaran?? mungkin saya mau ngambil pelajaran dari prof Ma'ruf .... kegagalan mejadi CALON PRESIDEN di masa lampau setidaknya kali ini terbayarkan dengan minimal ada photonya di kartu pemilu
  4. Dari bag Komeng: disini yg bikin gue kebelet NGOMPOL. Bang Komeng membatah banyak PAKEM PEMILU..
    • Ternyata untuk jadi calon legislatif ga harus MAHAL
    • Ternyata juga ga harus pinter pinter amat sampe harus nempelin titel sepanjang 5 meter
    • Ternyata ga juga harus ganteng gateng amat kayak temen artis lainnya yg ikut nyalon
    • Ternyata jadi Caleg ga mesti pake kendaran partai
    • Ternyata jadi anggota parlemen ga mesti visi/misi yg ribet
Jadi kalo menurut saya...pemilu juga ada alogaritmanya. kalo kita jeli maka kita bisa ikut andil dengan nyemplung ke dalamnya dengan embel embel kalo bukan KITA maka siapa lagi? Dan dari pencapaian partai partai politik di tahun ini dengan tahun pemilu sebelumnya ga jauh beda... ga keliatan KUDA HITAM yg muncul...Kalo menurut analisa saya, hal ini dikarenakan presentasi tersebut hanya perwakilan warga indonesia yg emang kerja dan cari nafkah di situ.

Udah ahhhh... jangan lama lama NGOMPOL ntar malah bau pesing. selamat menikmati pesta demokrasi. siapa pun pemenangya maka itulah pemimpin saya sebagai warga negara indonesia. Kalo bisa pemilu cukup satu putaran karena biaya pemilu cukup boros sampe 40 triliun.....coba kalo duit segitu di beliin khobus, bisa dapet beapa keping tuh